Kategori: SMA

Peranan Penting Pendidikan Kewarnanegaraan Untuk Mahasiswa Indonesia

g-academy.net – Indonesia sebagai bangsa yang merdeka sudah lama punyai jati diri yang terlampau luar biasa, yaitu Pancasila yang berguna sebagai ideologi dan dasar negara. Selain itu, Pancasila juga bisa menyeimbangkan kehidupan situs slot bet 200 individual dan kehidupan sosial warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pendidikan Kewarganegaraan atau yang biasa disebut bersama PKn merupakan suatu mata pelajaran yang mengajarkan Pancasila, dan di dalam Pendidikan Kewarganegaraan punyai manfaat memberdayakan warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang sesuai bersama Pancasila.

Alasan Bahwa Pendidikan Kewarganegaraan Ini Penting Bagi Mahasiswa

1. Agar Mahasiswa Menjadi Pribadi yang Berpikir Kritis, Tidak hanya tau berkenaan Slot Mahjong hak dan kewajiban, namun mahasiswa juga mampu  berfikir kritis berkenaan isu nasional maupun internasional. Pendidikan kewarganegaraan ini terlampau diperlukan agar mahasiswa bisa menambahkan stimulan pergantian sosial dan ekonomi secara terencana.

2. Agar Mahasiswa Menjadi Pribadi yang Cinta Damai, Pendidikan kewarganegaraan terlampau wajib diberikan dan diajarkan kepada mahasiswa. Karena nantinya mahasiswa bisa jadi sosok penerus yang demokratis dan cinta damai.

3. Mahasiswa Mampu Menjadi Pribadi yang Memiliki Toleransi Tinggi, Diberikannya pendidikan kewarganegaraan bisa menjadikan mahasiswa memahami dapat kebiasaan dan budaya dari seluruh suku yang tersedia di Indonesia. Dengan begitu mahasiswa dapat jadi generasi penerus yang punyai toleransi yang tinggi terhadap sesama.

4. Menjadikan Mahasiswa yang Tahu berkenaan Hak dan Kewajiban sebagai Warga Negara Indonesia

Dengan adanya pendidikan kewarganegaraan, mahasiswa bisa memahami apa saja hak dan kewajiban mereka terhadap negara Indonesia.

5. Mewujudkan mahasiswa yang bisa jadi generasi penerus bangs yang punyai wawasan hidup berbangsa dan bernegara.

6. Menjadikan mahasiswa yang prinsip terhadap hak dasar manusia dan hidup dalam Negara yang berkedaulatan.

Pendidikan kewarganegaraan lah yang mengajarkan seseorang untuk jadi warga negara Slot Bet Kecil PG Soft yang lebih bertanggung jawab. Karena kewarganegaraan itu tidak bisa diwariskan begitu saja dan wajib dipelajari oleh tiap tiap masing – masing individu. Kita sebagai mahasiswa wajib mempelajarinya, agar kita bisa jadi garda terdepan dalam memelihara bangsa dan negara. Kita seluruh memahami bahwa pendidikan kewarganegaraan ini tidak hanya mengajarkan untuk tunduk dan patuh terhadap Negara, namun juga mengajarkan begaimana jadi warga negara yang  wajib membawa sikap toleransi dan mandiri.

Baca Juga : Daftar SMP Favorit dan Unggul di Sulawesi Tenggara

Categories: Edukasi, Kampus, SD, Sekolah, SMA, SMP, Universitas Tags: Tag:

Peranan Penting Agama Dalam Pendidikan dan Moral

Pendidikan Agama dan Moral

g-academy.net – Sebagai bagian yang sangat fundamental didalam pembentukan kepribadian manusia, pendidikan agama merupakan kunci yang tidak mampu diabaikan, sebab merupakan salah satu segi penunjang didalam pendidikan moral. Manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan tidak mampu terwujud secara tiba-tiba, melainkan melalaui sistem pendidikan. Proses pendidikan itu berlangsung seumur hidup manusia baik starlight princess di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Lingkungan sekolah sendiri merupakan daerah yang baik untuk kita mendalami ilmu agama, sebab di lingkungan sekolahlah kita mampu menerima pendidikan yang mampu merubah pertumbuhan kepribadian. Pendidikan agama didalam pendidikan jaman kini pun memeiliki manfaat perlu didalam pembinaan akhlak siswa. Siswa diajarkan untuk berperilaku cocok bersama dengan syariat yang ada, serta menunjang segi moral yang nantinya akan dibawa ke didalam lingkungan masyarakat.

Dalam ketentuan pemerintah No. 55 Tahun 2007 berkenaan pendidikan agama dan pendidikan keagamaan bersama dengan keputusan lazim pasal 1, memuat bahwa Pendidikan agama adalah pendidikan yang mengimbuhkan ilmu dan membentuk sikap, kepribadian, dan keterampilan peserta didik didalam mengamalkan ajaran agamanya, yang dilaksanakan minimal melalui mata pelajaran/kuliah terhadap seluruh jalur, jenjang, dan jenis pendidikan. Oleh sebab itu pendidikan agama di Indonesia dimasukkan ke didalam kurikulum nasional yang harus diikuti oleh seluruh peserta didik menjadi berasal dari SD hingga bersama dengan perguruan tinggi yang mempunyai tujuan untuk peserta didik agar jadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, berakhlak mulia, berilmu, kreatif, mandiri, serta bertanggung jawab.

Pendidikan terhadap hakekatnya merupakan sistem pendewasaan manusia jadi manusia seutuhnya. Manusia seutuhnya meliputi keseluruhan dimensi kehidupan manusia: fisik, psikis, mental/moral, spiritual dan religius. Pendidikan agama di sekolah sebagai salah satu usaha pendewasaan manusia terhadap dimensi spiritual-religius. Adanya pelajaran agama di sekolah merupakan sebagai usaha pemenuhan hakekat manusia sebagai keluaran macau makhluk religius (homo religiousus). Pelaksanaan pelajaran agama di sekolah selama ini sudah berlangsung bersama dengan baik di Indonesia bersama dengan memberlakukan/ memasukkan pelajaran agama didalam kurikulum. Pelajaran Pendidikan Agama merupakan salah satu pelajaran ‘wajib’, harus ada dan di terima oleh para siswa. Pendidikan agama memiliki kedudukan yang perlu didalam pendidikan nasional.

Pertama, selaras bersama dengan tujuan pendidikan nasional, yaitu: “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kebolehan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat didalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa mempunyai tujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar jadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan jadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.” (UU 20/2003, pasal 3).

Kedua, mengenai berkenaan pengembangan kurikulum: Kurikulum disusun cocok bersama dengan jenjang pendidikan didalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia bersama dengan memperhatikan: (a) peningkatan iman dan takwa, (b) peningkatan akhlak mulia, (c) peningkatan potensi, kecerdasan, dan minat peserta didik, (d) keragaman potensi daerah dan lingkungan, (e) tuntutan pengembangan daerah dan nasional, (f) pertumbuhan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, (g) agama, (h) dinamika pertumbuhan global, (i) persatuan nasional dan nilai-nilai kebangsaan.” (UU 20/2003, pasal 36).

Pengertian Mengenai Sekolah Menengah Atas (SMA)

SMA

g-academy.net – Pengertian SMA (Sekolah Menengah Atas) adalah tingkatan terakhir pendidikan menengah daftar ibcbet yang harus ditempuh siswa sebelum memasuki jenjang pendidikan tinggi. Di dalam bahasa Inggris SMA disebut dengan High School merupakan jenjang teratas pendidikan formal tingkat menengah di Indonesia. SMA adalah sekolah umum berbeda dengan SMK yang memiliki jurusan tertentu.

Baik SMA, SMK ataupun MA memiliki level atau jenjang yang sama dan harus ditempuh dalam waktu 3 tahun. Siswa yang sudah lulus dari bangku Sekolah Menengah Pertama kemudian bisa melanjutkan pendidikannya di tingkat menengah atas yaitu SMA.

Pengertian SMA atau Sekolah Menengah Atas

Sekolah Menengah Atas harus ditempuh oleh siswa yang sudah lulus SMP dan ingin melanjutkan maxbet pendidikan tinggi di universitas. Artinya siapapun yang belum atau tidak lulus SMP tidak dapat menempuh pendidikan di SMA kecuali sudah mengikuti ujian paket B yang setara SMP.

Begitu juga tanpa adanya ijazah SMA seseorang tidak mungkin kuliah di perguruan tinggi. Nah, supaya lebih mudah dipahami apa itu SMA kamu bisa memperhatikan beberapa hal penting berikut ini.

1. Sejarah SMA

Di Indonesia sendiri terdapat sejarah tentang awal mula berdirinya SMA yaitu Hogere Burger School yang disingkat HBS. Lama pendidikan di HBS adalah 5 tahun dan hanya bisa diikuti oleh elit Belanda, orang-orang Eropa dan pribumi terpilih setelah lulus dari sekolah dasar di ELS atau HIS.

Mereka yang sekolah di HBS dan telah lulus boleh menempuh pendidikan lanjutan di perguruan tinggi Belanda. Hingga tahun 1916 terdapat 4 saja sekolah HBS di Indonesia yaitu di Jakarta, Surabaya, Semarang dan Bandung.

2. Rentang Umur Siswa

SMA adalah sekolah yang secara umum siswa-siswanya berumur nova88 antara 16 sampai dengan 18 tahun meskipun tidak menutup kemungkinan ada yang usianya lebih muda ataupun lebih tua. Artinya siswa SMA secara pribadi adalah individu yang sedang berada dalam tahap perkembangan remaja dan dewasa awal sehingga wajar kalau rasa ingin tahunya terhadap sesuatu dalam kehidupan sangat besar.

Tidak mengherankan juga kalau kebanyakan kasus kenakalan remaja juga terjadi pada anak-anak usia SMA karena didorong oleh rasa ingin tahu dan coba-coba untuk menemukan identitas dirinya.

Baca Juga : Top Ranking 5 SMA di Bangka Belitung

3. Lama Pendidikan

Sekolah Menengah atas ditempuh dalam waktu 3 tahun melalui 6 semester. Kalau dulu kelas awal di SMA disebut dengan kelas 1 namun sejak adanya penerapan program wajib belajar 12 tahun lebih dikenal dengan kelas 10 yang merupakan kelanjutan dari kelas 3 SMP yaitu kelas 9.  Tingkat terakhir di SMA adalah kelas 3 atau kelas 12 dimana ketika menjelang akhir pendidikan siswa-siswanya harus mengikuti ujian kelulusan.

4. Jurusan di SMA

Jurusan di SMA telah melalui beberapa perubahan yaitu :

  • Tahun 1960an jurusan di SMA jurusan Bahasa (A), Jurusan Ilmu Pasti dan Ilmu Alam (B) dan Jurusan Ilmu Sosial (C).
  • Tahun 1980an jurusan SMA terdiri dari Ilmu Fisika (A1), Ilmu Biologi (A2), Ilmu Sosial (A3) dan Ilmu Bahasa (A4).
  • Tahun 1997 jurusan di SMA berubah menjadi Jurusan IPA, IPS dan Bahasa hingga sekarang.
  • Tahun Ajaran 1994/1995 penyebutan SMA diubah menjadi SMU atau Sekolah Menengah Umum
  • Tahun Ajaran 2004/ 2005 SMU kembali menjadi SMA hingga saat ini.

5. Pengelola SMA

SMA berada di bawah pengawasan Kementerian Pendidikan RI sebagai regulator atau pembuat peraturan sementara itu pengelolaan langsung berada di tangan daerah masing-masing melalui pemerintah Provinsi. Hal ini berlaku sejak adanya peraturan tentang otonomi daerah pada tahun 2005 silam.

Melalui pemaparan di atas diharapkan masyarakat dan juga siswa lebih memahami bahwa SMA adalah jenjang sekolah menengah formal tingkat akhir yang harus ditempuh untuk melengkapi wajib belajar 12 tahun. Itulah pembahasan tentang pengertian SMA yang merupakan singkatan dari Sekolah Menengah Atas.

Menempuh pendidikan di SMA unggulan di jawa barat seperti SMA Dwiwarna (Boarding School) adalah pilihan tepat bagi kamu yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di universitas terkemuka dalam maupun luar negeri. SMA Dwiwarna (Boarding School) adalah sekolah Islam yang berlokasi di Bogor, Jawa Barat dan memang hanya ditujukan untuk jenjang SMA saja. Dengan bersekolah di SMA Dwiwarna (Boarding School) kamu bisa mendapatkan fasilitas dan kualitas pendidikan terbaik.

Categories: Edukasi, Sekolah, SMA Tags: Tag: